Posts

Showing posts from November, 2019

Penyakit Ibunda Belum Diketahui, Aurel: Dokternya Juga Bingung

Image
Kondisi paling baru dibeberkan Aurel Hermansyah terkait sang ibunda Ashanty setelah mendapatkan perawatan dari Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kondisi terkini yang Aurel katakan ialah Ashanty memiliki pantangan untuk tidak mengkonsumsi nasi dan tepung. "Pantangannya banyak. Enggak boleh tepung, enggak boleh nasi, semua makanan kayaknya enggak boleh. Jadi harus yang organik gitu," ujar Aurel Hermansyah saat ditemui di kawasan Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu (20/11). Aurel juga menambahkan bahwa sampai saat ini tim dokter belum bisa memastikan penyakit apa yang diderita oleh ibundanya. "Pemicunya enggak tahu, dokternya juga bingung. Mungkin dua atau tiga hari ke depan baru akan tahu," ungkapnya. Kendati begitu, kini istri dari Anang Hermansyah itu telah menjalani perawatan endoskopi dan biopsi pada bagian usus. "Kemarin habis di endoskopi sama biopsi di bagian usus," tutupnya. Sumber:  Akurat.co

Bank Pelat Merah Pertahankan Posisi Achmad Baiquni Sebagai Direktur Utama BNI

Image
Kembali dipercaya untuk memimpin Bank berpelat merah, nama  Achmad Baiquni   masih dipercaya untuk menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ( BNI ). "Rapat berlangsung kondusif,"  ungkap  Achmad Baiquni  usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), di Menara  BNI , Jakarta, Jumat (30/8/2019). Dalam RUPSLB menghasilkan rombakan pada susunan dewan direksi. Tambok P Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer  BNI   kini menjabat sebagai Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan secara hormat. "Dengan adanya satu direksi kami yang diberhentikan yakni Pak Catur yang bawahi Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan, dari situ yang punya background itu yaitu Bu Tambok. Karena ada pergeseran maka kami ingin berikan pengalaman baru kepada direksi yang ada,"  ungkap  Baiquni . Untuk Dire...

Tito: Negara Tidak Harus Kalah Oleh Oganisasi Kemasyarakatan

Image
Tak jarang organisasi kemasyarakatan mengintimidasi dan memeras pengusaha. Untuk dari itu polisi diminta oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk menindak tegas para anggota organisasi kemasyarakatan yang sering memeras para pengusaha. "Masalah ormas ini ada aturanya, ormas itu kalau dia melakukan pelanggaran hukum, misal intimidasi pemerasan segala macam, tangkap saja. Kalau UU pidana tangkap saja oleh kapolda polres dan polisi yang ada," kata mantan kapolri itu di DPR,  Jakarta, Rabu (6/11/2019). Untuk seringnya terjadi persoalan pemerasan pengusaha oleh organisasi kemasyarakatan tersebut, pemerintah daerah disarankan untuk mengundang pengusaha serta organisasi kemasyarakatan untuk berbicara agar persoalan tidak terus terjadi. "Ajak dulu bicara, para pengusaha yang terdampak itu undang, mau nggak dia digituin," ujarnya. "Kalau seandainya pengusaha-pengusahanya mau, why not, tapi lihat aturanya ini ada kemungkinan korupsi tidak, menguntungkan...