Senjata Dengan Tipe Militer Kembali Dimusnahkan di Selandia Baru
Sejantan dengan spesifikasi militer yang ada di Selandia Baru kembali dimusnahkan oleh Pemerintah Selandia Baru. Pemusnahan senajata itu dilangsungkan pada tanggal 21 Desember mendatang setelah masa buyback pemerintah selesai. Pemusnahan senjata dengan spesifikasi militer ini karena dilarang untuk dijual dan dimiliki oleh warga sipil yang akan diberlakukan pada tanggal 21 Desember. Setelah terjadinya serangan Christchurch yang sudah menewaskan 51 jemaah shalat Jumat kebijakan dari pemerintah tersebut diberlakukan. Untuk pelaku serangan ini diketahui warga yang berasal dari Australia yang mempercayai ideologi supermasi kulit putih. Pada pertengahan di bulan Juli yang lalu program buback ini sudah perlahan dilakukan. Program amnesti juga dikenalkan oleh pemerintah, dengan maksud pemilik senjata yang menyerahkan senjata mereka pada pemerintah tidak akan dihukum bila ketahuan tidak memiliki izin kepemilikan atau ketahuan membeli secara ilegal. Untuk program buyback ini pemerintah ...