PKL Buka Warung Makan di Halte Bus, Ferdinand Hutahaen: Entah Kesetaraan Dengan Siapa



Pedagang kaki lima tidak hanya menjajahi trotoar bagi pengguna jalan, kini pedagang kaki lima jadikan halte bus yang berada di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat sebagai warung makan.

Dengan begitu hal tersebut mendapati tanggapan dari Ferdinand Hutahaen seorang politikus Partai Demokrat. Melalui foto dari pemberitaan media online dengan judul "Parah! Halte Bus di Tanah Abang Jadi Warung Makan." Ferdinand mengetahui akan hal tersebut.

Seperti diketahui, belakangan ini Ferdinand memang kerap mengkritik pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan melegalkan trotoar di titik-titik tertentu di Jakarta sebagai lahan jualan para pedagang kaki lima. 

Alasan diperbolehkannya pedagang kaki lima berjualan di trotoar tertentu, menurut Anies yaitu atas dasar keadilan dan kesetaraan. Ia ingin membuka kesempatan bagi pedagang kecil untuk menjajakan dagangannya di tempat-tempat umum, termasuk di trotoar tertentu. Namun demikian, kebijakan tersebut akan dijalankan di atas peraturan yang ada. 

Ferdinand merasa hgeran dengan kebijakan tersebut.

"Jangankan Halte, trotoar pun akan diberikan utk PKL demi kesetaraan. Tapi ENTAH KESETARAAN DENGAN SIAPA sy tak mengerti. Setara dgn org miskin? Hmmmm atau setara dgn konglomerat? Atau setara dgn Tim Gubermur? Entahlah..!! Ee tapi ini jakarta ya?," tulis Ferdinand melalui akun twitter @FerdinandHaean2, Selasa (17/9/2019).

Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Tito: Negara Tidak Harus Kalah Oleh Oganisasi Kemasyarakatan

Anies Baswedan Menilai BPPT Sudah Offside Tentang Hujan Buatan

Bank Pelat Merah Pertahankan Posisi Achmad Baiquni Sebagai Direktur Utama BNI